radiomahkota.com
13/06/2019 | Radio Mahkota | Dibaca : 91 pembaca

Ketupat Jembut, Tradisi Syawalan di Semarang Sejak 1950-an

Ketupat Jembut, Tradisi Syawalan di Semarang Sejak 1950-an

Ketupat jembut atau ketupat tauge, kuliner tradisi Syawalan di Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan

Jawa Tengah cukup terkenal dengan ragam makanan khas, pun dengan namanya yang unik. Di Purworejo misalnya sempat terkenal panganan bernama nyeleneh yakni es dawet jembut kecabut.

Nyaris sama, di Semarang juga tersohor panganan tradisi yakni ketupat jembut. Ketupat ini aslinya bernama ketupat taoge dan hanya muncul sekali setahun, dalam tradisi Syawalan.

Ketupat jembut atau ketupat tauge, kuliner tradisi Syawalan di Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan

Tradisi Ketupat Jembut ini dapat dijumpai di beberapa titik, salah satunya di Kampung Jaten Cilik, Pedurungan Tengah, Kota Semarang.

Tradisi tersebut memang dilakukan orang dewasa dan diperuntukkan bagi anak-anak. Para dewasa menyiapkan ketupat untuk dibagikan kepada generasi yang lebih muda.

"Ketupat ini berisi taoge sambal kelapa. Tapi ada juga yang diisi uang receh. Makanya untuk rebutan anak-anak," kata salah satu tokoh masyarakat setempat, Munawir, Rabu (12/6).

Munawir, tokoh masyarakat di Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan

Tradisi bagi-bagi ketupat ini, kata Munawir, sudah ada sejak tahun 1950-an. Bermula setelah warga asli Jaten Cilik pulang kampung pasca mengungsi akibat perang dunia kedua.

"Sempat berhenti dua tahun, waktu dulu ramai-ramai ada PKI itu," tuturnya.

Perang dunia kedua saat itu mengharuskan warga itu hidup dalam kesederhanaan. Sehingga setelah melewati Ramadhan, warga Jaten Cilik yang kala itu masih ingin mengungkapkan rasa syukur, berinisiatif menggelar upacara syukuran sepekan setelah Idul Fitri. Dalam upacara yang disebut juga Syawalan ini, mereka membagikan ketupat taoge tanpa opor.

"Itu simbol kesederhanaan. Adanya cuma taoge, kelapa, dan lombok. Jadi isinya ya taoge sama sambal kelapa. Pesannya ya Lebaran Cilik (Syawalan) ini tidak harus dengan opor," jelasnya.

Top Program

MAHKOTA REFRESH

Jadwal : SENIN - JUMAT

Durasi : 2x60 Menit

WEEKLY TOP 20

Jadwal : SETIAP SABTU, JAM 18.00

Durasi : 2x60 MENIT

MAHKOTA PAGI

Jadwal : SETIAP HARI, JAM 06.30 – 07.00

Durasi : 1,5x60 MENIT

SORE ASYIK (LIVE DJ PERFORMANCE)

Jadwal : SENIN – JUM’AT JAM 15.00 – 17.00

Durasi : 2x60 Menit

MAHKOTA MUSIK PARTY (MMP)

Jadwal : MALAM MINGGU, JAM 8 MALAM

Durasi : 4x60 Menit

MAHKOTA EKSPRESI

Jadwal : SETIAP HARI, JAM 7 MALAM

Durasi : 2x60 Menit

Kalender Kegiatan
September 2019
Mon
26
Tue
27
Wed
28
Thu
29
Fri
30
Sat
31
Sun
1
Mon
2
Tue
3
Wed
4
Thu
5
Fri
6
Sat
7
Sun
8
Mon
9
Tue
10
Wed
11
Thu
12
Fri
13
Sat
14
Sun
15
Mon
16
Tue
17
Wed
18
Thu
19
Fri
20
Sat
21
Sun
22
Mon
23
Tue
24
Wed
25
Thu
26
Fri
27
Sat
28
Sun
29
Mon
30
Tue
Wed
Thu
Fri
Sat
Sun
©2014 - www.radiomahkota.com
All rights reserved