radiomahkota.com
5/10/2018 | Radio Mahkota | Dibaca : 50 pembaca

Jangan Terlalu Ekstrem kalau Selfie, Sudah Banyak yang Mati

Jangan Terlalu Ekstrem kalau Selfie, Sudah Banyak yang Mati

Ilustrasi selfie, harus ekstra hati-hati kalau sudah kelewat ekstrem (Foto: Dean Treml/Red Bull via Getty Images)Ilustrasi selfie, harus ekstra hati-hati kalau sudah kelewat ekstrem (Foto: Dean Treml/Red Bull via Getty Images)

- Selfie tentu sah-sah saja. Tapi patut waspada jika selfie itu dilakukan dengan terlalu ekstrem. Sebuah data mengungkap sudah banyak orang mati akibat hal itu.

Menurut sebuah penelitian global setidaknya ada 259 orang yang mati sepanjang 2011-2017 akibat selfie ekstrem. Hal itu membuat para peneliti di National Library of Medicine Amerika Serikat (AS) merekomendasikan peringatan "no selfie zones" di tempat-tempat berbahaya, untuk mengurangi risiko kematian akibat selfie ekstrem.

Adapun tempat-tempat yang perlu ditandai sebagai kawasan dilarang selfie di antaranya adalah puncak gunung, gedung pencakar langit dan danau.

Seperti dikutip detikINET dari BBC, Jumat (5/10/2018), di tempat-tempat ini, banyak terjadi kecelakaan karena nekat melakukan selfie. Tenggelam, kecelakaan transportasi, dan terjatuh, menjadi penyebab umum para korban selfie ekstrem ini akhirnya tewas.

 
Di samping itu, kematian karena hewan, listrik, api dan senjata api juga kerap muncul dalam laporan penyebab kematian selfie ekstrem di seluruh dunia.


Juli tahun ini, Gavin Zimmerman, 19 tahun, terjatuh saat berfoto selfie di atas tebing di New South Wales, Australia.

Studi National Library of Medicine menemukan bahwa kematian terkait selfie paling umum terjadi di India, Rusia, AS dan Pakistan. Data juga menyebutkan, 72,5% dari mereka yang meninggal sebagai buntut dari kecelakaan selfie nekat adalah pria.

Studi sebelumnya yang dirangkum dari halaman Wikipedia dan sumber di Twitter, disebutkan para peneliti National Library of Medicine tidak memberikan hasil yang akurat.


Berdasarkan studi terbaru, diketahui bahwa jumlah kematian karena aksi selfie nekat menunjukkan peningkatan.


Hanya ada tiga laporan kematian terkait selfie pada 2011, namun angka ini kemudian naik menjadi 98 pada 2016 dan 93 di 2017.

Bagaimana pun, para peneliti mengklaim angka sesungguhnya kematian terkait selfie bisa lebih tinggi, karena kasus semacam ini sering tidak dilaporkan sebagai penyebab kematian.

 
"Kami yakin banyak kematian terkait selfie tidak dilaporkan. Masalah sesungguhnya dari fenomena ini perlu ditangani," tulis laporan tersebut.


Para peneliti mencontohkan, kecelakaan di jalanan karena berpose selfie biasanya dilaporkan sebagai kematian yang diakibatkan kecelakaan lalu lintas di jalan.

"Penyebab utama dari kasus ini diremehkan. Karena itu penting untuk menilai beban, penyebab, dan alasan yang benar terkait kematian karena selfie sehingga intervensi yang tepat dapat dilakukan," tutup laporan tersebut.


(rns/krs)

Top Program

MAHKOTA REFRESH

Jadwal : SENIN - JUMAT

Durasi : 2x60 Menit

WEEKLY TOP 20

Jadwal : SETIAP SABTU, JAM 18.00

Durasi : 2x60 MENIT

MAHKOTA PAGI

Jadwal : SETIAP HARI, JAM 06.30 – 07.00

Durasi : 1,5x60 MENIT

SORE ASYIK (LIVE DJ PERFORMANCE)

Jadwal : SENIN – JUM’AT JAM 15.00 – 17.00

Durasi : 2x60 Menit

MAHKOTA MUSIK PARTY (MMP)

Jadwal : MALAM MINGGU, JAM 8 MALAM

Durasi : 4x60 Menit

MAHKOTA EKSPRESI

Jadwal : SETIAP HARI, JAM 7 MALAM

Durasi : 2x60 Menit

Kalender Kegiatan
February 2019
Mon
28
Tue
29
Wed
30
Thu
31
Fri
1
Sat
2
Sun
3
Mon
4
Tue
5
Wed
6
Thu
7
Fri
8
Sat
9
Sun
10
Mon
11
Tue
12
Wed
13
Thu
14
Fri
15
Sat
16
Sun
17
Mon
18
Tue
19
Wed
20
Thu
21
Fri
22
Sat
23
Sun
24
Mon
25
Tue
26
Wed
27
Thu
28
Fri
Sat
Sun
©2014 - www.radiomahkota.com
All rights reserved