radiomahkota.com
29/06/2018 | Radio Mahkota | Dibaca : 34 pembaca

Ardiansyah, Anak Kecil Rela Tak Sekolah Demi Ibunya Yang Lumpuh

Ardiansyah, Anak Kecil Rela Tak Sekolah Demi Ibunya Yang Lumpuh

LAMONGAN, Ardiansyah salah satu dari sekian bocah dibawah umur yang harus merelakan masa kecilnya demi orang tua. Bocah yang baru berumur 10 tahun harus merawat ibunya yang sedang sakit. 

Ardiansyah, yang tinggal di Dusun Kedung, Desa Kandangrejo, Kecamatan Kedungpring, merelakan dirinya tidak bersekolah hanya untuk merawat ibunya bernama Fitri Wulandari yang tergolek di tempat tidur karena lumpuh semenjak lima tahun lalu.

"Saya tidak tega meninggalkan ibu sendirian di rumah, karena ibu tidak bisa ambil makan dan minum sendiri. Ibu lumpuh," kata Ardiansyah lirih.

Ardiansyah mengaku, ia memilih tidak bersekolah demi untuk bisa menunggui dan menyuapi makan ibunya saat pagi, siang dan sore hari.

“Dulunya saya sempat bersekolah dan setiap jam istrirahat sekolah, saya pulang sebentar untuk memberi makan ibu," kata Ardiyansyah yang menyebut karena kasihan, akhirnya ia memilih untuk menemani ibu di rumah.

Sebenarnya, Ardiyansyah sehari-hari tinggal bersama Bapak dan Ibunya, namun karena kondisi ekonomi, sang bapak yang bernama Puryanto (38) harus bekerja keras menjadi buruh tani untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, sehingga sang ibu, Fitri Maya Wulandari (34), yang lumpuh tidak ada yang menjaga.

"Saya tidak mampu untuk membawa istri saya ke rumah sakit untuk berobat, karena sudah tidak memiliki biaya. Sejumlah kambing sebelumnya sudah saya jual untuk berobat, tapi hingga saat ini belum ada perubahan” jelas Puryanto, orang tua Ardi.

Menurutnya, penghasilan buruh tani hanya cukup untuk kebutuhan makan keluarga mengingat tidak setiap hari pekerjaan tersebut ada.

“Kadang beberapa hari terpaksa nganggur karena memang tidak ada warga yang membutuhkan buruh tani” terang Puryanto yang menyebutkan istrinya mengalami lumpuh semenjak lima tahun lalu.

Puryanto mengatakan, sebenarnya ia memiliki 2 orang anak. Satu anaknya tersebut kini diasuh oleh kerabatnya yang masih tinggal satu desa dengan Puryanto. Puryanto juga mengaku bingung, setiap harinya ia harus menjadi buruh tani dengan bayaran yang tidak seberapa, sementara sang anak harus menunggui ibunya.

"Pernah saya bawa ke rumah sakit dan kemudian dirujuk ke RS di Lamongan, tapi saya tak ada biaya," tutur Puryanto

Top Program

WEEKLY TOP 20

Jadwal : SETIAP SABTU, JAM 18.00

Durasi : 2x60 MENIT

MAHKOTA PAGI

Jadwal : SETIAP HARI, JAM 06.30 – 07.00

Durasi : 1,5x60 MENIT

SORE ASYIK (LIVE DJ PERFORMANCE)

Jadwal : SENIN – JUM’AT JAM 15.00 – 17.00

Durasi : 2x60 Menit

MAHKOTA MUSIK PARTY (MMP)

Jadwal : MALAM MINGGU, JAM 8 MALAM

Durasi : 4x60 Menit

MAHKOTA EKSPRESI

Jadwal : SETIAP HARI, JAM 7 MALAM

Durasi : 2x60 Menit

Kalender Kegiatan
September 2018
Mon
27
Tue
28
Wed
29
Thu
30
Fri
31
Sat
1
Sun
2
Mon
3
Tue
4
Wed
5
Thu
6
Fri
7
Sat
8
Sun
9
Mon
10
Tue
11
Wed
12
Thu
13
Fri
14
Sat
15
Sun
16
Mon
17
Tue
18
Wed
19
Thu
20
Fri
21
Sat
22
Sun
23
Mon
24
Tue
25
Wed
26
Thu
27
Fri
28
Sat
29
Sun
30
©2014 - www.radiomahkota.com
All rights reserved